Home / Berita Utama / Pangdam I/BB dan FKPD Riau Ikuti Rakorsus Evaluasi Karhutla Bersama Menko Polhukam

Pangdam I/BB dan FKPD Riau Ikuti Rakorsus Evaluasi Karhutla Bersama Menko Polhukam

Kodam I/BB | Pekanbaru – Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, bersama Gubernur Riau, Drs H Syamsuar, MSi, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, serta Danrem 031/Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed, mengikuti Rakorsus secara virtual dengan Menko Polhukam, Mahfud MD di Jakarta, Selasa (9/2/2021).

Pangdam I/BB bersama unsur FKPD Riau melangsungkan rapat dari Balai Srindit Gedung Gubernur Riau di Pekanbaru.

Rakorsus yang juga melibatkan 15 gubernur se Indonesia ini mengagendakan pembahasan evaluasi kegiatan pengendalian Karhutla Tahun 2020, serta langkah antisipasi yang akan ditempuh dalam menghadapi puncak kemarau di tahun 2021.

Dari Riau, Gubernur H Syamsuar menjelaksan bahwa 13 kebijakan strategis Pemprov Riau dalam pengendalian bencana Karhutla di tahun 2020, akan dilanjutkan kembali di tahun 2021 ini.

Adapun 13 kebijakan strategis itu meliputi:
1. Melakukan pemerataan kembali daerah rawan bencana.
2. Melakukan inventarisasi kembali terhadap izin perusahaan perkebunan dan pengusahaan hutan yang beroperasi di wilayah Provinsi Riau.
3. Pelibatan perusahaan dalam patroli bersama yang dapat dimonitor langsung oleh Satgas Karhutla Provinsi Riau.
4. Penyediaan alat pertanian di 12 kabupaten/kota guna mendukung 99 kecamatan yang rawan Karhutla dan penyediaan tanaman yang ramah lingkungan.
5. Pemberdayaan masyarakat sekitar hutan sebagai zona penyangga (buffer zone), sehingga menciptakan ekowisata terutama di kawasan taman nasional, hutan lindung dan hutan konservasi serta mengembangkan tanaman endemik lahan gambut seperti nenas, garunggang dan lainnya.
6. Pelibatan perguruan tinggi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.
7. Membangun komitmen bersama pencegahan dan penaggulangan Karhutla antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, Forkopimda dan pelaku usaha.
8. Sistem informasi atau aplikasi peringatan dini dalam mengetahui lokasi titik hotspot di lapangan.
9. Pembuatan embung dan sekat kanal pada lokasi-lokasi lahan gambut. 10.Pembentukan tim terpadu penertiban kebun sawit ilegal. 11.Penegakan hukum dan penetapan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Penanggulangan Karhutla. 12.Mempersiapkan posko relawan untuk pencegahan dan penanggulangan Karhutla.
13.Penetapan status siaga darurat Karhutla.

Selain 13 kebijakan strategis ini, Gubernur H Syamsuar juga menyampaikan bahwa Pemprov bersama Satgas Karhutla Riau siap untuk menangani sekaligus melakukan sosialisasi penanggulangan bencana dari sekarang, serta sudah memberikan petunjuk kepada Bupati/Walikota di Provinsi Riau.

Sumber: Pendam I/BB

Check Also

Pangdam I/BB : Korem 031/ WB tingkatkan Kewaspadaan terhadap Pulau terluar

Kodam I/BB | Pekanbaru – Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin SIP, MM , melakukan Kunjungan …