S5 Comaxium - шаблон joomla Mp3
Friday, January 19, 2018


MAYJEN TNI CUCU SOMANTRI,S.Sos
PANGDAM I BUKIT BARISAN

Selamat Datang di Website Resmi Kodam I Bukit Barisan. "Patah Tumbuh Hilang Berganti" Mewujudkan Kodam 1/BB yang solid, profesional, tangguh dan berwawasan kebangsaan serta di cintai rakyat yang mampu menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI khususnya di wilayah Sumut, Sumbar, Riau dan Kepri

Headline

Medan ~ Kodam I/BB bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut menggelar sosialisasi netralitas TNI dalam Pilkada 2018 di wilayah Kodam I/BB, Selasa (9/1/2018).

 

Salah satu bentuk netralitas yaitu tidak adanya fasilitas milik TNI yang dipergunakan untuk kepentingan politik pasangan calon (Paslon).

Sosialisasi ini digelar di Ruang Manunggal Lantai V Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan. Sosialisasi ini dipimpin oleh Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri yang didampingi oleh Kasdam I/BB Brigjen TNI Teuku Beny Firmansyah, dan Ketua Bawaslu Sumut Syafrida R Rasahan.

Kepada para Danrem, Dansat, staf ahli dan Kabalak yang mengikuti sosialisasi, Pangdam I/BB mengingatkan kalau persoalan netralitas pada Pilkada merupakan hal yang kompleks. Karena itu, Pangdam I/BB meminta para jajarannya untuk tidak memuat tulisan ataupun komentar mengenai gelaran Pilkada di media sosial (Medsos).

Selain itu, Pangdam I/BB meminta jajarannya untuk mewaspadai tamu yang masuk ke asrama maupun kantor yang memakai atribut kampanye. “Karena nanti pemikiran orang kita bisa dibilang tidak netral,” bilang mantan Kaskostrad tersebut.

Pangdam I/BB juga menyebut Kodam I/BB menurunkan 1.257 prajurit yang diperbantukan di Sumut, terkait Pilkada. Sedangkan untuk keseluruhan wilayah Kodam I/BB yang meliputi Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau, pihaknya menerjunkan sekitar 5.500-an prajurit.

Sementara Ketua Bawaslu menegaskan berdasarkan undang undang, prajurit TNI aktif tidak memiliki hak pilih. Ia meminta agar tidak ada sikap yang kemungkinan dianggap menguntungkan atau merugikan salah satu calon.

Terlebih lagi, di Pilgubsu ada Letjen TNI Edy Rahmayadi, yang merupakan bekas pejabat tinggi di TNI AD turut bertarung di Pilgubsu.

“Jangan lagi ada pengistimewaan terhadap mantan pejabat TNI yang terlibat Pilkada. Jangan ada upaya intimidasi calon lain atau masyarakat untuk plih calon tertentu. Bersikaplah selayaknya TNI yang tidak memihak,” sebutnya.

Syafrida berharap juga tidak ada sistem komando untuk melakukan upaya-upaya mendukung calon tertentu. Terlebih lagi mempergunakan fasilitas khusus milik TNI untuk keperluan pelaksanaan Pilkada.

“Soal netralitas pada Pilgubsu ini jadi lebih dilihat karena ada Bapak Edy Rahmayadi yang merupakan mantan Pangkostrad ikut bertarung. Saya minta tidak ada pengistimewaan terhadap beliau karena beliau sudah pensiun,” bilangnya.

Bila nantinya Bawaslu Sumut melihat adanya pelanggaran, maka pihaknya akan melakukan peneguran. Kemudian diproses dan dilimpahkan ke instansi masing-masing. Terkecuali tindakan politik uang dan kampanye hitam. Syafrida menyebut terkhusus temuan itu, Bawaslu akan melimpahkannya ke Polda Sumut.

“Jaga negeralitas itu. Tidak ada toleransi lagi terhadap pelanggaran. Karena akan ditindak sesuai undang-undang. Jangan orang yang jadi gubernur, kita yang sengsara,” tandasnya.

Link

KODAM I/BB TNI TNI-AD TNI-AU
 TNI-AL DEPHAN
     

 

   
 TOBA GO GREEN
KOREM 022 PANTAI TIMUR
KOREM 023

 KOREM 033

KOREM 032 WIRA BRAJA
KOREM 031 WIRA BIMA

 

Pejabat Kodam I/BB

  • Asren.jpg
  • i PAL.jpg
  • kapuskopkar.jpg
  • kkapendam.jpg
  • s DENMA.jpg

Video Profil Kodam I/BB

Serbuan Teritorial

Serah terima jabatan Pangdam I Bukit Barisan
Prajurit Bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung Menyanyikan lagu MARS BUKIT BARISAN
Upacara Hari Juang Kartika kodam I/BB Tahun 2015

 Video lainnya...

Social Icons

joomla social share plugin

Pengunjung Online

We have 30 guests and no members online

Sejarah Kodam I/BB

Jenderal Besar TNI A.H Nasution didalam prasarannya untuk Rapat Kerja Sejarah Militer tahun 1969 menyampaikan harapannya tentang pelaksanaan tugas sejarah militer, antara lain : selama menjabat pimpinan TNI AD dan Hankam, saya selalu secara pribadi khusus mendorong peningkatan karya sejarah militer, karena sejarah itu banyak dikaburkan, dan tidak banyak diketahui oleh generasi baru...

Detail...