PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI

kabar kodam i-bb

PANGLIMA: TNI SIAP BANTU PEMBERANTASAN TERORIS

Oleh : || Tanggal : 28 September 2010

PANGLIMA TNI
PANGLIMA TNI

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono (kiri) berjabat tangan dengan pejabat lama Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso seusai acara pelantikan Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, Selasa (28/9).

Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap menerjunkan pasukannya untuk menanggulangi terorisme manakala diperlukan, kata Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono. “(Untuk) Penanganan teroris kita punya pasukan khusus. Manakala itu diperlukan, kemudian kebijakan politik memerintahkan kita bersama-sama dengan Polri, kita akan melakukan itu,” ujar Agus Suhartono usai dilantik menjadi Panglima TNI oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Selasa.

Namun, menurut Agus, keterlibatan TNI dalam memberantas tindakan terorisme masih harus menunggu aturan yang tengah digodok bersama oleh semua pihak yang tergabung dalam Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

“Itu yang digodok bersama. Mudah-mudahan ke depan ada sinergi cukup bagus antara TNI dan Polri. Tapi pengarahan keterlibatan pada penanggulangan terorisme kita tunggu mekanisme dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme,” katanya.

Agus menjelaskan saat ini TNI melakukan upaya peningkatan kemampuan pasukan khas dari berbagai angkatan. “Pasukan khusus siap, kan tugas angkatan menyiapkan pasukannya. Kita selalu menyiapkan, sekarang mereka siap digunakan, tinggal bagaimana menggunakannya. Kita punya kemampuan,” katanya. Agus menyebutkan pasukan khusus yang siap diterjunkan di antaranya adalah Kopassus dari Angkatan Darat, Detasemen Jala Mangkara dari Angkatan Laut, Detasemen Bravo dari Angkatan Udara.

Presiden Melantik

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Selasa, melantik Laksamana Agus Suhartono sebagai Panglima TNI yang baru.  Presiden SBY bersama Wakil Presiden Boediono tiba di tempat pelantikan tepat pada pukul 15.00 WIB.

Sejumlah pejabat tinggi negara yang hadir dalam acara itu antara lain, Ketua MPR Taufik Kiemas, Ketua Mahkamah Konstitusi Mafud MD, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Hadi Poernomo, dan para pimpinan DPR. Para menteri koordinator dan menteri Kabinet Indonesia Bersatu II juga hadir dalam acara pelantikan itu.

Pelantikan diawali dengan pembacaan Keppres Nomor 51/TNI/2010 tentang pengangkatan Laksamana TNI Agus Suhartono sebagai Panglima TNI, dan Keppres Nomor 52/TNI/2010 tentang pengangkatan Laksamana Madya TNI Soeparno sebagai Kepala Staf Angkatan Laut.

Setelah itu, Presiden memimpin pembacaan sumpah dan janji jabatan yang diikuti Agus dan Soeparno. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berkas pelantikan. Agus yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Angkatan Laut itu, mengawali pendidikan militer di Akademi Angkatan Laut pada 1978.

Pria kelahiran Blitar, Jatim, 25 Agustus 1995, itu kemudian mengenyam sedikitnya sepuluh pendidikan militer tingkat lanjut. Pendidikan militer terakhir yang dia dalami adalah “Maritime Force Commander” pada 2006. Sebelum menjadi Kepala Staf Angkatan Laut, Agus mengemban sejumlah jabatan strategis di lingkungan Angkatan Laut.

Beberapa jabatan yang pernah dia emban, antara lain komandan sejumlah kapal perang, staf ahli Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Armatim), Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Armabar), dan Irjen Departemen Pertahanan. Karena pengabdian dan prestasinya, Agus mendapatkan sedikitnya sepuluh tanda jasa.

PANGDAM I/BUKIT BARISAN

Mayjen TNI Istu Hari S, S.E., M.M.

PENCARIAN:

arsip berita terbaru

arsip bulanan kodam i-bb

arsip kategori kodam i-bb

tags/kategori kodam i-bb


  • WEB KODAM I BB

  • WEB TNI

  • WEB TNI-AD

  • WEB TNI-AU

  • WEB TNI-AL

  • WEB DEPHAN

  • TOBA GO GREEN