PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI

kabar kodam i-bb

PROFIL KOREM 032/WIRABRAJA

Oleh : || Tanggal : 4 July 2010

KOREM 032/WIRA BRAJA

KOREM 032/WIRA BRAJA

PROFIL KOREM 032/WBR

Korem 032/Wbr sebagai Sub Kompartemen Strategis yang berkedudukan di Sumatera Barat sebagai bagian integral TNI-AD melaksanakan tugas pokok menegakkan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, khususnya di wilayah darat dengan wilayah Teritorial yang cukup luas. Disamping itu Korem 032/Wbr juga mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk memelihara kondisi wilayah serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Korem 032/Wirabraja terbentuk sesuai dengan Surat Keputusan Kasad no. Kep/30/I/1985 tanggal 22 Januari pada tanggal 26 Januari 1985 dengan markas Komandonya berada di Kota Padang. Makna Sloka ‘Wirabraja’, yakni Prajurit sejati yang berani ksatria yang siap siaga baik mental maupun fisiknya. Jadi bila disimpulkan secara keseluruhan dan mendalam adalah selalu siap dan waspada dengan menggunakan kemampuan dan kekuatan yang ada, menuju kesempurnaan dan kesuksesan dalam melaksanakan tugas agar dapat mencapai kejayaan Nusa dan Bangsa yang berpedoman dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.

Dalam pelaksanaan tugasnya didasari oleh rasa percaya kepada kekuatan sendiri serta selalu berusaha mengerahkan segala daya untuk mencapai kemajuan, keadilan dan kemakmuran rakyat. Dengan demikian prajurit Korem 032/Wirabraja selalu sarat dengan panggilan tugas pengabdian kepada Negara dan Bangsa, baik dalam rangka mengamankan wilayah maupun memberikan kesejahteraan kepada masyarakat sekelilingnya dengan berpegang teguh kepada Sloka “Wirabaraja”.

I.    TUGAS DAN KEBIJAKAN

1. Tugas Pokok Korem 032/Wbr. Korem 032/Wbr bertugas pokok menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Tahun 1945 serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia di wilayah darat Sumbar dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

2.    Tugas-Tugas Korem 032/Wbr. Untuk melaksanakan tugas pokok Korem 032/Wbr tersebut, maka tugas-tugas Korem 032/Wbr dapat diuraikan sebagai berikut :

1.        Melaksanakan tugas TNI matra darat di bidang pertahanan di wilayah Korem  032/Wbr.

2.        Melaksanakan tugas TNI dalam menjaga keamanan wilayah Korem 032/Wbr.

3.       Melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra darat di wilayah Korem 032/Wbr.

4.        Melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat di wilayah Korem  032/Wbr.

3.      Kebijakan Korem 032/Wbr. Untuk mencapai sasaran kegiatan yang ditetapkan agar mendapatkan hasil yang maksimal, perlu ditetapkan kebijakan-kebijakan pada setiap program yang akan dilaksanakan meliputi pembinaan kemampuan, kekuatan dan gelar satuan Korem 032/Wbr serta anggaran.

4. Kebijakan Pembinaan Kemampuan Korem 032/Wbr.

a.   Kemampuan Intelijen. Pembinaan kemampuan intelijen ditujukan pada terwujudnya kemampuan penyelidikan, pengamanan dan penggalangan dalam melaksanakan kegiatan dan operasi intelijen baik untuk kepentingan strategis maupun taktis.

b.      Kemampuan Tempur.  Pembinaan kemampuan tempur ditujukan pada terwujudnya :

1)      Kemampuan Pemukul Strategis, yaitu kemampuan melaksanakan fungsi sebagai pasukan pemukul strategis untuk menghancurkan ancaman strategis pada 2 (dua) daerah trouble spot secara bersamaan dan membantu pertahanan wilayah.

2)      Kemampuan Pertahanan Wilayah Darat, yaitu kemampuan menyelenggarakan pertahanan wilayah darat, mencegah infiltrasi serta menahan, melokalisir dan menggagalkan serbuan lawan secara terbatas.

c.      Kemampuan Pernika Terbatas, yaitu kemampuan menghadapi secara terbatas serangan elektronika guna menjamin terselenggaranya Komando dan pengendalian, disamping mencegah dan meniadakan gangguan elektronika lawan secara terbatas.

d.    Kemampuan Nubika Pasif, yaitu kemampuan melaksanakan pengamanan secara terbatas terhadap kemungkinan serangan Nubika lawan.

e.       Kemampuan Pembinaan Teritorial. Pembinaan kemampuan Binter ditujukan pada terwujudnya kemampuan prajurit, baik perorangan maupun satuan guna menyiapkan potensi wilayah menjadi kekuatan pertahanan, yakni dengan :

1)       Peningkatan kualitas perencanaan, pengawasan, pengendalian dan evaluasi data serta kegiatan program Binter yang dilaksanakan secara efektif agar seluruh kegiatan program dapat dilaksanakan sesuai rencana, mencapai sasaran yang diharapkan dan dipertanggungjawabkan secara administratif.

2)       Peningkatan kemampuan pembinaan teritorial tingkat perorangan sampai tingkat satuan yang dilaksanakan secara profesional dan proporsional melalui pembinaan kesiapan aparat Kowil dan non Kowil,  pembinaan teknis teritorial serta kajian organisasi Kowil untuk menghadapi berbagai dinamika perkembangan lingkungan strategis yang berpengaruh terhadap pelaksanaan Binter.

3)       Peningkatan pembinaan perlawanan wilayah, melalui kegiatan penyusunan tata ruang wilayah pertahanan darat, membantu pemerintah dalam pembinaan sumber daya alam dan buatan, sumber daya manusia serta membantu pemerintah membina ketahanan kondisi sosial wilayah bagi kepentingan pertahanan negara aspek darat.

4)       Pemeliharaan dan peningkatan komunikasi sosial dengan seluruh komponen  bangsa,  baik  aparatur  pemerintah,  KB TNI  maupun  komponen masyarakat lainnya, untuk mengkomunikasikan konsep pemberdayaan wilayah  pertahanan   dan   terjalinnya   hubungan   yang   harmonis   denganseluruh seluruh komponen  bangsa,  sehingga dapat memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat dan membangun kesadaran berbangsa dan bernegara dalam rangka kepentingan pertahanan wilayah aspek darat.

5)       Peningkatan kesiapan satuan jajaran Korem 032/Wbr dalam pelaksanaan Bhakti TNI melalui Operasi Bhakti dan Karya Bhakti guna membantu tugas pemerintah di daerah dalam upaya meningkatkan akselerasi pembangunan serta membantu mengatasi kesulitan masyarakat untuk kepentingan pertahanan negara di darat.

II.   KONDISI WILAYAH

1.      Geografi

Secara geografis Provinsi Sumatera Barat terletak dipesisir barat pulau Sumatera dimana terdapat pertemuan lempengan Indo Australia dan Aurosia sehingga rawan gempa tektonik, pegunungan yang membentang dari Utara ke Selatan Bukit Barisan / perbukitan dan   lembah dengan     kondisi    alam    dan  cuaca   yang cukup ekstrim. Karakteristik  wilayah tugas yang khas ini,  membedakan  dengan   wilayah  lainnya,  dimana wilayahnya sebagian besar berada di daerah  ketinggian berupa perbukitan, pegunungan dan dekat  dengan wilayah pantai serta daerah kepulauan yaitu kepulauan Mentawai dan 2 pulau terluar yaitu pulau Sinyanyau dan pulau Sibaru-baru. Luas wilayah Sumatera lebih kurang  49.778 Km2. Karena posisi geografis tersebut ada bagian daerah tertentu yang rawan terhadap bencana alam dan longsor/galodo dimusim hujan.

2.      Demografi

Jumlah penduduk 4.632.152 jiwa, terdiri dari laki-laki 2.285.480 jiwa, perempuan 2.346.672 jiwa, bermata pencarian sebagian besar penduduknya adalah pedagang, petani dan nelayan. Namun di daerah tujuan wisata seperti dibeberapa bagian  kota Padang dan kota Bukittinggi umumnya masyarakat bekerja di sektor pariwisata.

3.      Komsos

Sebagai Komando kewilayahan, Korem 032/Wirabraja memiliki ciri sosial kemasyarakatannya yang sangat agamis serta sangat menjunjung tinggi adat dan tradisi yang diwariskan oleh para leluhurnya. Segenap prajurit jajaran Korem 032/Wbr juga senantiasa menjunjung tinggi adat istiadat yang berlaku di daerah ini, sesuai dengan ungkapan pepatah  di daerah ini, yang berbunyi “Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah” maka segenap prajurit di daerah ini selalu berbuat yang terbaik untuk kemajuan daerah Sumatera Barat khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya. Suku bangsa masyarakat di Sumatera Barat sebagian besar adalah suku Minang dengan mayoritas beragama Islam, sebagian kecil suku pendatang (suku Jawa, Batak, Bugis, Nias, Aceh, Melayu, dan etnis Cina).

III.  ORGANISASI

Korem  032 / Wirabraja   terdiri  dari   5 (lima)  eselon  yaitu :

1.         Eselon Pimpinan adalah Komandan Korem berpangkat Kolonel.

2.         Eselon pembantu Pimpinan terdiri dari :  Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Operasi, Kepala Seksi Personel, Kepala Seksi Logistik, Kepala Seksi Teritorial yang diduduki oleh Pamen berpangkat Letnan Kolonel di koordinir oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) yang dipimpin oleh  Pamen senior berpangkat Letnan Kolonel yang bertanggung jawab langsung kepada Danrem.

3.         Eselon Badan Pelayanan terdiri dari : Kepala Sekretariat Umum, Komandan Kompi Markas, Kepala Informasi Pengumpulan dan Pengolahan Data yang di jabat oleh Pama berpangkat Kapten.

4.         Eselon Badan Pelaksana terdiri dari : Kepala Jasmani Militer, Kepala Pembinaan Mental yang dijabat oleh pama berpangkat Kapten dan Perwira Hukum, Kepala Penerangan  yang dijabat oleh Pamen berpangkat Mayor.

5.         Komando/Satuan Pelaksana atau Satuan teritorial ( Kodim ) yang dipimpin oleh pamen berpangkat Letnan Kolonel.

6.         Satuan Tempur setingkat Batalyon yang dipimpin Pamen berpangkat Letnan Kolonel.

7.         Tim Intelijen Korem dijabat oleh pama berpangkat Kapten.

IV.  BATAS-BATAS WILAYAH KEWENANGAN

Batas-batas wilayah kewenangan  Korem 032/Wirabraja  di sebelah Utara berbatas dengan Tapanuli Selatan di sebelah Selatan berbatas dengan kabupaten Kerinci provinsi Jambi, dan dan disebelah Timur berbatas dengan daerah Provinsi Riau atau wilayah Korem 031/Wirabima.

1.     Dislokasi Satuan

Korem 032/Wirabraja merupakan Sub kompartemen strategis dengan wilayah teritorial kewenangannya membawahi wilayah provinsi Sumatera Barat  yang terdiri dari   12 kabupaten   dan  7 Kota Kotamadaya sebagai  wilayah pemerintahan, dan pada wilayahan di bawah Korem   tersebut telah tergelar  10 Kodim sebagai Satuan Teritorial Kewilayahan  yang merupakan sebagai ujung tombak bagi Korem dalam penyelenggaraan pembinaan fungsi teritorial (Binter) di daerah. Adapun Kodim-kodim  diwilayah Korem 032 /Wirabraja tersebut adalah :

1.         Kodim 0304/Agam berkedudukan di Bukit Tinggi.

2.         Kodim 0305/Pasaman berkedudukan di Lubuk Sikaping Pasaman Timur.

3.         Kodim 0306/50 Kota berkedudukan di Payakumbuh.

4.         Kodim 0307/Tanah Datar berkedudukan di Batu Sangkar.

5.         Kodim 0308/Pariaman berkedudukan di Pariaman.

6.         Kodim 0309/Solok berkedudukan di Solok.

7.         Kodim 0310/Swl Sjj berkedudukan di Sijunjung.

8.         Kodim 0311/Pesisir Selatan berkedudukan di Painan.

9.         Kodim 0312/Padang berkedudukan di Kota Padang.

10.       Kodim 0319/Mentawai  berkedudukan di Tuapejat Kep Mentawai. .

Adapun Satuan-satuan Tempur di wilayah Korem 032 / Wirabraja adalah sebagai berikut :

1.           Batalyon Infanteri 131/ BRS Berkedudukan di Payakumbuh.

2.           Batalyon Infanteri 133/ YS berkedudukan di Padang.

SATUAN JAJARAN DI BAWAH KOREM 032/WBR

SATUAN JAJARAN DI BAWAH KOREM 032/WBR

SATUAN JAJARAN DI BAWAH KOREM 032/WBR

SATUAN JAJARAN DI BAWAH KOREM 032/WBR

PANGDAM I/BUKIT BARISAN

Mayjen TNI Istu Hari S, S.E., M.M.

PENCARIAN:

arsip berita terbaru

polling kodam i - bb

Bagaimana Tampilan Baru Website Kodam I-BB ?
  • Bagus Sekali
  • Bagus
  • Sedang

arsip kodam i-bb

arsip kategori kodam i-bb

tags/kategori kodam i-bb


  • WEB KODAM I BB

  • WEB TNI

  • WEB TNI-AD

  • WEB TNI-AU

  • WEB TNI-AL

  • WEB DEPHAN

  • TOBA GO GREEN

  • KOREM 022PANTAI TIMUR

  • KOREM 023

  • KOREM 031WIRA BIMA

  • KOREM 032 WIRABRAJA

  • KOREM 033