PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI

kabar kodam i-bb

PROFIL RINDAM I/BUKIT BARISAN

Oleh : || Tanggal : 22 June 2010

RINDAM I/BUKIT BARISAN

RINDAM I/BUKIT BARISAN

PROFIL

RESIMEN INDUK KOMANDO DAERAH

MILITER I/BUKIT BARISAN

1.       Umum.

a.         Resimen induk Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan disingkat Rindam I/BB, adalah Komando pelaksana ditingkat Kodam I/BB yang berkedudukan langsung dibawah Pangdam I/BB.

b.         Rindam I/BB sesuai dengan surat keputusan Kepala Staf Angkatan Tentara Nasional Angkatan Darat Nomor : Kep/42/VIII/2004 tanggal 24 Agustus 2004 tentang Organisasi dan Tugas Resimen Induk Komando Daerah Militer (Orgas Rindam) bertugas menyelenggarakan pendidikan dan latihan serta membantu Pembinaan Latihan terhadap satuan-satuan di jajaran Kodam I/BB.

c.         Dalam pelaksanaan tugas pokoknya, Rindam I/BB tidak terlepas dari sesanti Sempana “VIYATA YUDHA” yang berarti tempat menuntut ilmu peperangan/pertempuran. Sebagai lembaga pendidikan dan latihan Rindam I/BB merupakan “KAWAH CANDRA DIMUKA” yang bertugas mendidik, melatih, membentuk,  menggembleng, menciptakan dan  melahirkan prajurit-prajurit yang berjiwa patriot, bersemangat tinggi, berbudi luhur dan rela berkorban untuk membela, mengamankan serta menyelamatkan bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

2.      Latar belakang sejarah terbentuknya Rindam I/BB.

a.         Rindam I/BB lahir dan berkembang sejalan dengan lahir dan berkembangnya Kodam I/BB mulai dari melaksanakan perjuangan fisik dalam usaha menegakkan dan mempertahankan kemerdekaan 17 Agustus 1945 sampai dengan merealisasi serta mengisi kemerdekaan di Sumatera Utara.

b.         Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia secara resmi disiarkan di Medan pada tanggal 30 September 1945.     Selanjutnya pada tanggal 5 Oktober 1945, atas perintah Presiden Republik Indonesia dibentuklah Tentara Keamanan Rakyat (TKR).     Pada tanggal 10 Oktober 1945, dibentuk TKR di Sumatera Timur dibawah pimpinan Kolonel Achmad Tahir, sebagai Komandan Divisi IV TKR Sumatera Timur.

c.         Dalam pembentukan TKR di Sumatera Timur, terlihat betapa kurangnya tenaga yang cukup terdidik dan terlatih baik golongan Tamtama, Bintara maupun golongan Perwira.     Untuk mengisi kekurangan Tamtama dan Bintara, maka Komandan Divisi IV TKR Sumatera Timur (Kolonel Achmad Tahir) memutuskan mengadakan latihan cepat kemiliteran bagi pemuda dan rakyat yang mempunyai gelora semangat berkobar-kobar serta motivasi perjuangan tanpa pamrih, dibuka secara serentak di delapan tempat disekitar kota Medan dan 2 tempat diluar kota Medan.

d.         Setelah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia kekuatan-kekuatan bersenjata (TNI) yang berada di daerah Sumatera Utara dihimpun menjadi  Komando Tentara dan Teritorium Sumatera Utara (KO TT SU) pada tahun 1950.    

e.         Untuk menyeragamkan segala tindakan dan derap langkah dari semua unsur yang tergabung dalam TNI di jajaran KO TT. SU, maka Panglima KO TT. SU (Kolonel A.E. Kawilarang), menugaskan staf A-III KO TT. SU untuk membina fungsi bidang pendidikan dan latihan Tentara (PLT).

f.         Staf A III/PLT KO TT SU  yang bertugas membina fungsi pendidikan dan latihan mengalami perkembangan dan kemudian berubah menjadi Dinas Latihan Pendidikan Tentara (DLPT) yang dibentuk pada tanggal  5 Maret 1950, yang ditunjuk sebagai Komandan pada saat itu adalah Kapten Inf Ricardo Siahaan, DPLT inilah yang merupakan “embrio”  dari lembaga pendidikan dan latihan dijajaran KO TT SU yang kemudian berkembang menjadi Resimen Induk Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Rindam I/BB) sekarang.

g.         Tanggal 5 Maret 1950, yaitu tanggal pembentukan DLPT, ditetapkan sebagai hari lahir/ hari jadi Rindam I/BB.

3.       Perkembangan dan perubahan nama Rindam I/B.          Sejak mulai berdirinya pada tanggal 5 Maret 1950 sampai dengan sekarang Rindam I/BB telah mengalami perkembangan dan perubahan nama sebagai berikut :

a.      Pada tanggal 5 Maret 1950 berdiri dinas latihan pendidikan Tentara di singkat DLPT.

b.     Pada tanggal 11 Pebruari 1952 nama DLPT dirubah menjadi Yayasan Latihan Pendidikan Tentara disingkat YLPT.

c.      Pada tanggal 11 Agustus 1952 nama YLPT diubah menjadi Sekolah Kader Infanteri-I disingkat SKI-I .

d.     Pada tanggal 8 April 1954 dalam SKI – I dibentuk Batalyon Depot Infanteri-I disingkat BDI-I.

e.     Pada tanggal 1 Agustus 1960 nama SKI-I dirubah menjadi Resimen Induk Infanteri-I disingkat RINIF-I diresmikan pada tanggal 1 Juli 1961.

f.     Pada tanggal 5 Agustus 1964 nama Rinif-I dirubah menjadi Resimen Induk Daerah Militer-II/Bukit Barisan.

g.    Pada tanggal 22 Mei 1979 nama Rinif II/BB dirubah menjadi Komando Pendidikan dan Latihan Daerah Militer II/Bukit Barisan disingkat Kodiklatdam II/BB diresmikan pada tanggal 20 September 1979.

h.    Berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor : Skep/4/I/1985 tanggal 12 Januari 1985 nama Kodiklatdam II/BB dirubah menjadi Resimen Induk Infanteri Daerah Militer I/Bukit Barisan disingkat Rinifdam I/BB dan dengan dilikuidasinya Kodam I/IM, Kodam II/BB dan Kodam III/17 Agustus menjadi satu Kodam yaitu Kodam I/BB dan berdasarkan Surat Keputusan Pangdam I/BB Nomor Skep/209/II/1985 tanggal 27 Pebruari 1985 jangkauan wilayah pendidikan Rinifdam-I/BB meliputi wilayah Sumatera Utara, Aceh, Riau dan Sumatra Barat.

i.     Berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor : Skep/2/V/1991 tanggal 20 Mei 1991 nama Rinifdam I/BB dirubah menjadi Resimen Induk Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan disingkat Rindam I/BB

j.    Berdasarkan Kep Kasad Nomor : Kep/42/VIII/2004 tanggal 24 Agustus 2004 Rindam I/BB bertugas pokok menyelenggarakan pendidikan dan latihan serta membantu Pembinaan Latihan terhadap satuan-satuan di jajaran Kodam I/BB.

PANGDAM I/BUKIT BARISAN

Mayjen TNI Istu Hari S, S.E., M.M.

PENCARIAN:

arsip berita terbaru

arsip bulanan kodam i-bb

arsip kategori kodam i-bb

tags/kategori kodam i-bb


  • WEB KODAM I BB

  • WEB TNI

  • WEB TNI-AD

  • WEB TNI-AU

  • WEB TNI-AL

  • WEB DEPHAN

  • TOBA GO GREEN